Monday, December 15, 2014

Festival GLOW, Eindhoven!

Pasti kita sering mendengar kalau di luar negeri itu biasanya banyak festival. Nah, di Belanda juga seperti itu. Bulan lalu, ada salah satu festival meriah yang diadakan di kota tempat saya tinggal, Eindhoven. Namanya Festival GLOW. Festival ini merupakan festival tahunan yang diadakan di Eindhoven. 

For your information, Eindhoven itu dikenal sebagai kota cahaya - light city - licht stad. Yaa..kalau mau dirunut-runut, ini karena Philips, iya Philips yang jadi salah satu perusahaan besar di dunia itu, lahir di kota ini. Kan kita tahu juga kalau salah satu produknya yang terkenal adalah lampu. Lalu apa hubungannya dengan festival ini? Pertunjukan utama dari festival ini adalah dengan mempergunakan lampu (dengan bermacam bentuk tentunya), di setiap bagian fetivalnya. Dan tidak tanggung-tanggung, lokasinya menyebar di penjuru pusat kota. Jadi memang musti mempersiapkan banyak tenaga. Oh iya, kalau soal waktu, biasanya festival ini diadakan bulan November sekitar satu minggu lamanya. Kalau-kalau ada yang ingin menjadikan referensi festival yang ingin dikunjungi untuk tahun depan. Dan pastinya..festival ini paling baik dinikmati malam hari. Ya iyalah..

Selanjutnya, seperti biasa, biarkan foto-foto yang memberikan sedikit gambaran festivalnya.

Saya tidak tahu ini istilahnya apa. Pokoknya, bangunan gereja ini dijadikan background untuk pertunjukan. Sudah sering sih pertunjukan macam ini dimana-mana. Tapi dengan background gereja yang merupakan bangunan klasik, ini yang menjadikannya salah satu pertunjukan paling menarik. (Sayang kualitas kameranya tidak bagus untuk mengambil gambar di malam hari)

Salah satu cafe di sudut kota yang sedang ramai pengunjung. Anyway, jarang-jarang lho di Belanda banyak kerumunan orang begini.

Yang satu ini semacam hasil prakarya yang dipajang di suatu lokasi semacam taman. Salah satu tempat yang baru sekali itu saya kunjungi karena lagi-lagi ini di salah satu sudut yang jarang saya lewati. Lumayan juga menemukan tempat baru.

Untuk sampai ke tempat satu ini, harus menggunakan bus dengan perjalanan sekitar 10 menit. Beruntungnya, busnya gratis. Dan dari sini, perjalanan baru dimulai. Ada hampir 20 wahana yang ada di tempat ini.

Kalau ingin tahu cara kerjanya, cukup dengan melewati lampu-lampu ini dibawahnya. Lampu ini mendeteksi panas tubuh untuk kemudian menyala kalau ada orang yang lewat dibawahnya.

Lampu-lampu yang dipasang dijalanan ini pun juga mendeteksi pejalan yang lewat di atasnya. Kalau ada yang lewat, lampu-lampu ini akan menyala.

Kalau yang satu ini bisa dibilang lebih ke arah seni yang menggabungkan lampu-lampu dan prinsip optik. Ada beberapa jenis bentuknya. Kalau melihat secara langsung, akan semakin takjub.

Ada salah satu tempat yang diberi pencahayaan warna-warni. Saat lampu-lampu itu menyala dan mengenai salah satu bangunan, ya bisa dilihat seperti di atas. 


Dengan memanfaatkan lampu warna-warni yang sama, susunan balok-balok ini menjadi bagus dilihat.

Batu-batu ini berisi lampu. Jika ingin menyalakannya, justru harus meletakkannya di lantai. Kalau dipegang lampunya akan mati.

Salah satu bangunan unik dengan pencahayaan yang unik pula.

Terakhir...saya numpang narsis dengan teman-teman saya :D