Friday, October 10, 2014

Traveling Pertama: Kota Amsterdam!

Lama pisan cuma mau buat tulisan ini..Well..kehidupannya memang berubah 180 derajat sih. Merasa bersaalah kalau menyia-nyiakan waktu yang ada untuk melakukan hal lain. Padahal ada kuliah-kuliah yang musti dikejar. Seperti sekarang ini. Harus sudah mulai rekap pelajaran karena akhir bulan nanti sudah ujian.

Okayy..cukup curhatnya!!! Distraksi ini harus dibuat secepat mungkin!

Jadi, suatu ketika entah kapan waktunya saya sampai lupa, pergilah saya ke Amsterdam, Ibu Kota Negara Belanda. Cukup terkenal lah untuk destinasi wisata. Dan boleh dibilang, ini judulnya traveling pertama saya selama tinggal di Belanda ini.

Mahasiswa baru, belum ada kuliah, wiken, ya pengennya jalan-jalan. Saat itu partner jalan-jalan saya adalah beberapa teman-teman saya yang dari Indonesia juga. Tidak ada persiapan sama sekali kalau dari saya sendiri. Cuma manut sama teman-teman saya sajalah. 

Kalau mau diurutkan kronologinya. Sampai di Stasiun Amsterdam Central, ya langsung saja kami menyusuri jalanan Amsterdam yang ternyata jauh lebih ramai dari Eindhoven. Seketika saya bersyukur kuliah di Eindhoven, kota yang tidak terlalu ndeso tapi juga tidak terlalu ramai. Pas lah!

Oke lanjut, ternyata kita mau ikut "free tour"  (tapi tidak gratis juga deng). Nah, buat yang mau eksplorasi Kota Amsterdam murah-meriah dengan guide pula bisa dicoba ikut tur ini. Bisa langsung ikut saat di lokasi atau online (katanya, silakan googling ya :p). Tapi harus kuat jalan kaki lho ya. Kita akan dibawa ke beberapa tempat menarik. Kalau yang suka cerita dari suatu tempat, guide ini akan menjelaskan dengan sangat apik. Di akhir tur nanti mereka akan mempersilahkan (jika tidak ingin dibilang meminta) kalau ada yang berkenan memberikan tip. Berapapun! Tidak memberikan juga sepertinya tidak apa-apa. Ah iya, satu keuntungan lagi, dari mereka, kita bisa mendapatkan tiket beberapa museum yang tidak harus antre untuk mendapatkannya. Setidaknya begitulah yang mereka bilang.

Usai tur itu, beberapa teman saya pergi ke Museum van Gogh. Saya sendiri terpisah karena kebodohan tidak punya ov-chipcard. Pun saya juga tidak tenang karena mencari tempat solat. Beruntung juga akhirnya, saya dipersilakan solat di toko kebab tempat saya makan. Setelah itu, kita berkumpul di Dam dan menyaksikan festival budaya India, semacam itulah. Baru terakhir, kita makan malam. Kemudian pulang deh..

Nah, sampailah di bagian foto-foto. Inilah beberapa foto-foto yang mungkin jauh lebih menggambarkan dibandingkan cerita-tidak-fokus-saat-sedang-belajar.








Bangunan-bangunan dari foto-foto di atas dapat kita jumpai kalau kita sedang berada di tengah-tengah lokasi bernama Dam.









Lorong-lorong panjang ini adalah salah satu tempat yang terkenal di Amsterdam, Red Light District. 










Foto di atas adalah gereja yang lokasinya berdekatan dengan area Red Light District. Seperti biasa arsitekturnya bagus, khas eropa.





Salah satu spot yang menurut saya bagus. Di kejauhan ditengah-tengah kanal ada semacam kastilnya.






 Bangunan ini pun tak luput dari perhatian saya. Konstruksinya tidak lazim. Setidanya tidak biasanya saya lihat. Tapi ternyata sangat umum di sini. Ceritanya...terlalu panjang untuk diceritakan :p Next!








 Ini lah lokasi jika ingin melakukan tur menggunakan kapal. For your information, saya tidak berkeliling-keliling dengan kapal ini.







 



Beberapa bangunan lain yang menarik perhatian saya.










Yang namanya burung, akan sering sekali dijumpai di kota ini.








Dan terakhir kita kembali lagi ke Dam yang semakin ramai.

Oke! Selesai sudah! Mari berlajar lagi!

Note: Fotonya males diedit. Cuma dari HP.