Sunday, October 28, 2012

Tentang Hidup (Inspired by LOTR)

Ada yang tidak tahu film Lord of The Ring? Saya sarankan untuk menonton film tersebut. Menurut saya, film tersebut merupakan salah satu film terbaik yang pernah ada. Namun saya tidak akan memberikan review tentang film tersebut tapi sedikit pelajaran yang saya ambil dari film itu.

Just like the film, there is always a reason why do we live.That there are always objectives of our life. That there are always dreams while we live.That we deserve to fight for all those things.

Tapi, memang jalannya tidak semudah yang kita bayangkan. Seringkali kita sadar bahwa kita mengambil jalan yang salah. Tapi lagi-lagi tidak semudah itu untuk kembali. Akan selalu ada hal yang membuat kita tergoda untuk melenceng. Akan selalu ada hal yang akan meruntuhkan keberanian kita, hingga putus asa, bahkan berpikir untuk berhenti. Hingga berpikir 'berhenti' adalah akhirnya-dan sudah sepantasnya ini berhenti. Akan selalu ada hal seperti itu, walaupun kita tahu semuanya akan beakhir indah. Sedangkan saat kita tahu akhir-yang-indah saja kita masih terbujuk, takut, putus asa, apalagi kalau yang kita punya hanya keyakinan. Benar 'kan kalau kita tidak tahu akhirnya melainkan hanya keyakinan saja? Dan lebih dari pantas kalau kita memegang keyakinan itu. Bahwa Tuhan selalu memberikan akhir yang indah. Jangankan di akhirnya, di dalam perjalanannya pun akan selalu diberikan yang terbaik bagi kita, asal kita mampu melihatnya.

Masih merasa belum mampu melalui menjalani ini? Kita tidak sendirian, obviously. Ada orang-orang di belakang kita- mendorong kita, di samping kita- menggiring kita, bahkan di depan kita yang membukakan jalan bagi kita. Sama halnya diri kita yang pasti akan berguna bagi yang lainnya, akan ada orang lain yang yang berguna bagi kita, siapapun itu, darimanapun itu. Tidak ada yang kebetulan. Well, silakan sebut kebetulan, tapi kebetulan itu ada karena suatu alasan. Alasan yang baik yang dikirim oleh Tuhan tentunya.

Tidak perlu khawatir kalau bukan kita yang terbaik. Jangan sampai takut mengetahui orang lain lebih baik. Yakinlah, mereka lebih berhak karena apa-apa yang mereka perbuat sebelumnya, mereka lebih mampu karena pengalaman yang mereka punya, mereka lebih pantas karena memang mereka yang terpilih. Lagi-lagi jangan sampai iri hati atau dengki menjadi cara setan merayu kita untuk keluar dari jalur yang sebenarnya. Lapang dada memang sulit tapi saat mampu melakukannya, akan sangat mulia bagi diri kita. Akan memperkaya 'nilai' diri kita-ini berarti kita telah berhasil belajar.

Pada akhirnya kembali lagi ke diri kita, mengingat kembali apa-apa yang musti kita pegang. Untuk terus berjalan, untuk terus melangkah, untuk tidak berhenti-bahkan berpikir untuk berhenti karena kita pantas mendapatkan akhir-yang-indah. Tanamkan lagi keyakinan diri, tumbuhkan lagi keteguhan hati, bersihkan lagi jiwa dan pikiran kita karena -kalau kata orang- selalu ada pelangi setelah hujan berhenti.

~inspired by LOTR-The Return of The King, setelah nonton lagi beberapa hari lalu